Sistem Informasi Penelusuran Perkara
PENGADILAN NEGERI SURABAYA
INFORMASI DETAIL PERKARA



Nomor Perkara Penuntut Umum Terdakwa Status Perkara
1075/Pid.B/2026/PN Sby DAMANG ANUBOWO SE SH MH 1.ERIK TRISTANTO
2.RONI HIRMAWAN
3.SYAHRUL HUDA
4.MUCH SAIFUL HUDA
Persidangan
Tanggal Pendaftaran Kamis, 02 Jul. 2026
Klasifikasi Perkara Pengeroyokan yang menyebabkan luka ringan, luka berat
Nomor Perkara 1075/Pid.B/2026/PN Sby
Tanggal Surat Pelimpahan Senin, 29 Jun. 2026
Nomor Surat Pelimpahan 4879 / M.5.10.3 / Eoh.2 / 06 / 2026
Penuntut Umum
NoNama
1DAMANG ANUBOWO SE SH MH
Terdakwa
NoNamaPenahanan
1ERIK TRISTANTO[Penahanan]
2RONI HIRMAWAN[Penahanan]
3SYAHRUL HUDA[Penahanan]
4MUCH SAIFUL HUDA[Penahanan]
Advokat
Anak Korban
Dakwaan

 

KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA

KEJAKSAAN TINGGI JAWA TIMUR

KEJAKSAAN NEGERI SURABAYA

JL. Raya Sukomanunggal Jaya No.1 Kota Surabaya 60188

Telp. (031) 7382298 Fax. (031) 7382298 https://www.kejari-surabaya.go.id

 

“UNTUK KEADILAN”

P-29

       

 

SURAT DAKWAAN

No. Reg. Perkara : PDM – 3369  / Eoh .2 / 06 /2026

 

a. Identitas Terdakwa :

 

  I. Nama lengkap                               :    ERIK TRISTANTO

     Tempat lahir                                 :    Surabaya        

     Umur / tanggal lahir                       :    31  tahun / 08 Juni 1994

     Jenis kelamin                                :    Laki-laki.

     Kebangsaan / kewarganegaraan       :    Indonesia.

     Tempat tinggal                              :    Jl. Pasar Siap No. 31 Kel. Kenjeran Kec. Bulak kota Surabaya  

     A g a m a                                     :    Islam      

     Pekerjaan                                     :    Swasta (Sopir)

     Pendidikan                                    :    SMA

         

II. Nama lengkap                               :    RONI HIRMAWAN  

     Tempat lahir                                 :    Surabaya         

     Umur / tanggal lahir                       :    44  tahun /  03 Juni 1981

     Jenis kelamin                                :    Laki-laki.

     Kebangsaan / kewarganegaraan       :    Indonesia.

     Tempat tinggal                              :    Jl. Pasar Siap No. 31 Kel. Kenjeran Kec. Bulak kota Surabaya  

     A g a m a                                     :    Islam     

     Pekerjaan                                     :    Swasta  (Gojek)

     Pendidikan                                    :    SMK    

      

III. Nama lengkap                              :    SYAHRUL HUDA 

     Tempat lahir                                 :    Surabaya         

     Umur / tanggal lahir                       :    26 tahun / 03 Juli 2000

     Jenis kelamin                                :    Laki-laki.

     Kebangsaan / kewarganegaraan       :    Indonesia.

     Tempat tinggal                              :    Jl. Pasar Siap No. 31 Kel. Kenjeran Kec. Bulak kota Surabaya 

     A g a m a                                     :    Islam     

     Pekerjaan                                     :    Swasta (sopir) 

     Pendidikan                                    :    SMP (lulus)

         

IV. Nama lengkap                               :    MUCH. SAIFUL HUDA  

     Tempat lahir                                 :    Surabaya          

     Umur / tanggal lahir                       :    32 tahun / 17 Oktober 1993

     Jenis kelamin                                :    Laki-laki.

     Kebangsaan / kewarganegaraan       :    Indonesia.

     Tempat tinggal                              :  Jl. Kalijudan 10/28  Kel. Kalijudan Kec. Mulyorejo kota Surabaya  

     A g a m a                                     :    Islam     

     Pekerjaan                                     :    Swasta  (meubel) 

     Pendidikan                                    :    SMA            

b.   Penahanan :

 

-

Penyidik

:

Rutan, Terdakwa I dan terdakwa II sejak tanggal 28 April 2026  s/d tanggal 17 Mei 2026

Rutan, terdakwa III sejak tanggal 30 April  2026 s/d tanggal 19  Mei 2026 

Rutan, Terdakwa IV sejak tanggal 01 Mei  2026 s/d tanggal 20  Mei 2026   

-

Perpanjangan oleh  JPU

:

Rutan, Terdakwa I dan terdakwa II sejak tanggal 18 Mei  2026  s/d tanggal 26 Juni  2026

Rutan, terdakwa III  sejak tanggal 20 Mei 2026 s/d tanggal 28 Juni 2026 

Rutan, Terdakwa IV sejak tanggal 21 Mei  2026 s/d tanggal 29 Juni  2026  

-

Penunut Umum

:

Rutan, masing-masing sejak tanggal 24 Juni 2026 s/d tanggal 13 Juli 2026

 

 

  1. Dakwaan  :

Pertama

                                                                                

       Bahwa terdakwa I. ERIK TRISTANTO, terdakwa II . RONI HIRMAWAN, terdakwa III. SYAHRUL HUDA dan terdakwa IV. MUCH. SAIFUL HUDA  pada hari Senin   tanggal  27 April 2026 sekira jam 13.30 Wib atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam bulan April   tahun 2026  bertempat di  Warung samping SPBU Jl Raya Kenjeran No. 661 Surabaya  atau setidak-tidaknya pada tempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Surabaya yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini, yang dengan terang-terangan atau di muka umum dan dengan tenaga bersama melakukan  kekerasan terhadap orang atau barang, perbuatan mana dilakukan oleh para terdakwa dengan cara sebagai berikut :

 

  • Bahwa pada waktu dan tempat sebagaimana tersebut diatas, pada hari Senin tanggal 27 April 2026 sekira pukul 15.30 Wib terdakwa I ERIK TRISTANTO  melihat saksi AHMAD HUSNI MUBAROK sedang memfoto terdakwa I ERIK TRISTANTO, terdakwa II . RONI HIRMAWAN, terdakwa III. SYAHRUL HUDA dan terdakwa IV. MUCH. SAIFUL HUDA  saat pesta miras di Warkop milik saksi ARIF yang berada di samping SPBU Jl. Kenjeran Surabaya, kemudian terdakwa I ERIK TRISTANTO  menghampiri saksi AHMAD HUSNI MUBAROK untuk menanyakan mengapa foto foto dan terdakwa I ERIK TRISTANTO, terdakwa II . RONI HIRMAWAN, terdakwa III. SYAHRUL HUDA dan terdakwa IV. MUCH. SAIFUL HUDA  kemudian terdakwa I. ERIK TRISTANTO meminta supaay foto-foto tersebut untuk dihapus, sehingga  terdakwa I ERIK TRISTANTO  dan saksi AHMAD HUSNI MUBAROK cek-cok dan  saat terdakwa II RONI IRAWAN  memegang pundak Sdr. AHMAD HUSNI MUBAROK namun tiba tiba terdakwa III. SYAHRUL HUDA memukul saksi AHMAD HUSNI MUBAROK dari belakang terdakwa I ERIK TRISTANTO. Saat itu saksi AHMAD HUSNI MUBAROK mengatakan jika dia seorang anggota kepolisian, karena tersulut emosi kemudian terdakwa II RONI IRAWAN menendang tangan saksi AHMAD HUSNI MUBAROK, lalu terdakwa I ERIK TRISTANTO memegang rahang saksi AHMAD HUSNI MUBAROK dan terdakwa I ERIK TRISTANTO mendorong saksi AHMAD HUSNI MUBAROK sampai di belakang truk yang sedang parkir dan terdakwa I ERIK TRISTANTO memukul  perut dan muka saksi AHMAD HUSNI MUBAROK. Bahwa terdakwa I ERIK TRISTANTO kemudian menarik jaket saksi AHMAD HUSNI MUBAROK sampai robek dan terdakwa I ERIK TRISTANTO juga menendang saksi AHMAD HUSNI MUBAROK secara bersama terdakwa III. SYAHRUL HUDA menarik tas saksi AHMAD HUSNI MUBAROK dan disaat itu tiba-tiba terdakwa IV. MUCH. SAIFUL HUDA memukul wajah saksi AHMAD HUSNI MUBAROK  merampas handphone milik saksi AHMAD HUSNI MUBAROK dan langsung membanting handphone tersebut ke tanah. Bahwa  terdakwa III. SYAHRUL HUDA kemudian  membawa satu teko air minum dan memukulkannya ke kepala saksi  AHMAD HUSNI MUBAROK.
  • Bahwa berdasarkan Visum Et Repertum No : RM 1030449 Surabaya  tanggal 27 April 2026 yang ditandatangani oleh dr. Ma’arifatul Ula, Sp . FM  selaku Dokter Pemerintah pada Instalansi Kedokteran Foreksik RSUD Haji Surabaya yang diperoleh hasil Kesimpulan  :
  • Pasien berjenis kelamin laki-laki, mengaku berusia empat puluh tahun,
  • Pada Pemeriksaan ditemukan nyeri tekan pada dada kanan, luka memar pada kedua pipi kanan dan kiri, dan luka robek pada pelipis kiri akibat kekerasan tumpul.
  • Luka tersebut tidak menimbulkan penyakit atau halangan dalam menjalankan pekerjaan jabatan atau mata pencaharian.
  • Bahwa akibat perbuatan para  terdakwa saksi AHMAD HUSNI MUBAROK mengalami sakit kepala dan mata berkunang-kunang serta sesak nafas.
  • Bahwa pada saat para terdakwa melakukan pengeroyokan terhadap saksi AHMAD HUSNI MUBAROK adalah ditempat terbuka ditepi jalan umum samping SPBU.

 

       Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 262  ayat (1) UU RI No. 1 tahun 2023 tentang KUHP.

 

                                                                ATAU

Kedua

Bahwa terdakwa I. ERIK TRISTANTO, terdakwa II . RONI HIRMAWAN, terdakwa III. SYAHRUL HUDA dan terdakwa IV. MUCH. SAIFUL HUDA  pada hari Senin   tanggal  27 April 2026 sekira jam 13.30 Wib atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam bulan April   tahun 2026  bertempat di  Warung samping SPBU Jl Raya Kenjeran No. 661 Surabaya  atau setidak-tidaknya pada tempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Surabaya yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini, telah turut serta melakukan tindak pidana penganiayaan, perbuatan mana dilakukan oleh para  terdakwa dengan cara sebagai berikut :

 

  • Bahwa pada waktu dan tempat sebagaimana tersebut diatas, pada hari Senin tanggal 27 April 2026 sekira pukul 15.30 Wib terdakwa I ERIK TRISTANTO  melihat saksi AHMAD HUSNI MUBAROK sedang memfoto terdakwa I ERIK TRISTANTO, terdakwa II . RONI HIRMAWAN, terdakwa III. SYAHRUL HUDA dan terdakwa IV. MUCH. SAIFUL HUDA  saat pesta miras di Warkop milik saksi ARIF yang berada di samping SPBU Jl. Kenjeran Surabaya, kemudian terdakwa I ERIK TRISTANTO  menghampiri saksi AHMAD HUSNI MUBAROK untuk menanyakan mengapa foto foto dan terdakwa I ERIK TRISTANTO, terdakwa II . RONI HIRMAWAN, terdakwa III. SYAHRUL HUDA dan terdakwa IV. MUCH. SAIFUL HUDA  kemudian terdakwa I. ERIK TRISTANTO meminta supaay foto-foto tersebut untuk dihapus, sehingga  terdakwa I ERIK TRISTANTO  dan saksi AHMAD HUSNI MUBAROK cek-cok dan  saat terdakwa II RONI IRAWAN  memegang pundak Sdr. AHMAD HUSNI MUBAROK namun tiba tiba terdakwa III. SYAHRUL HUDA memukul saksi AHMAD HUSNI MUBAROK dari belakang terdakwa I ERIK TRISTANTO. Saat itu saksi AHMAD HUSNI MUBAROK mengatakan jika dia seorang anggota kepolisian, karena tersulut emosi kemudian terdakwa II RONI IRAWAN menendang tangan saksi AHMAD HUSNI MUBAROK, lalu terdakwa I ERIK TRISTANTO memegang rahang saksi AHMAD HUSNI MUBAROK dan terdakwa I ERIK TRISTANTO mendorong saksi AHMAD HUSNI MUBAROK sampai di belakang truk yang sedang parkir dan terdakwa I ERIK TRISTANTO memukul  perut dan muka saksi AHMAD HUSNI MUBAROK. Bahwa terdakwa I ERIK TRISTANTO kemudian menarik jaket saksi AHMAD HUSNI MUBAROK sampai robek dan terdakwa I ERIK TRISTANTO juga menendang saksi AHMAD HUSNI MUBAROK secara bersama terdakwa III. SYAHRUL HUDA menarik tas saksi AHMAD HUSNI MUBAROK dan disaat itu tiba-tiba terdakwa IV. MUCH. SAIFUL HUDA memukul wajah saksi AHMAD HUSNI MUBAROK  merampas handphone milik saksi AHMAD HUSNI MUBAROK dan langsung membanting handphone tersebut ke tanah. Bahwa  terdakwa III. SYAHRUL HUDA kemudian  membawa satu teko air minum dan memukulkannya ke kepala saksi  AHMAD HUSNI MUBAROK.
  • Bahwa berdasarkan Visum Et Repertum No : RM 1030449 Surabaya  tanggal 27 April 2026 yang ditandatangani oleh dr. Ma’arifatul Ula, Sp . FM  selaku Dokter Pemerintah pada Instalansi Kedokteran Foreksik RSUD Haji Surabaya yang diperoleh hasil Kesimpulan  :
  • Pasien berjenis kelamin laki-laki, mengaku berusia empat puluh tahun,
  • Pada Pemeriksaan ditemukan nyeri tekan pada dada kanan, luka memar pada kedua pipi kanan dan kiri, dan luka robek pada pelipis kiri akibat kekerasan tumpul.
  • Luka tersebut tidak menimbulkan penyakit atau halangan dalam menjalankan pekerjaan jabatan atau mata pencaharian.
  • Bahwa akibat perbuatan para  terdakwa saksi AHMAD HUSNI MUBAROK mengalami sakit kepala dan mata berkunang-kunang serta sesak nafas.

 

       Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 466  ayat (1) UU RI No. 1 tahun 2023 tentang KUHP Jo pasal 20 huruf c UU RI No. 1 tahun 2023 tentang KUHP.

Pihak Dipublikasikan Ya